Tampilkan postingan dengan label kursus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kursus. Tampilkan semua postingan

Metode Kursus dan Les Privat Bahasa Inggris Di Malang

Kemampuan berbahasa Inggris yang baik harus mencakup keempat keterampilan bahasa (four language skills) dan kosa kata serta tata bahasa. Untuk membantu kemampuan siswa di Malang untuk berbahasa Inggris dengan baik, maka diperlukan sebuah model pembelajaran yang dapat meningkatkan keterampilan berbahasa secara utuh dan terpadu. Model pembelajaran yang demikian itu dikenal dengan model pembelajaran terpadu (integrated language skills). Yaitu pembelajaran keempat keterampilan berbahasa dan kosa kata serta bahasa yang dilakukan secara terpadu.

Teori yang digunakan dalam pengembangan model ini adalah model Dick  dan Carey (1978:5-6) yang digabung dengan model Jerrold E. Kemp, Experiential Learning Model) ini yang dikembangkan Ur, dan Model Pengembangan Strategi Instruksional yang dikembangkan oleh Suparman (1997:166-175) berdasarkan strategi instruksional yang dikembangkan oleh Gagne, Briggs, dan Wager (1979:49-54) mengatakan bahwa strategi instruksional

Hasil yang dicapai dari pengembangan model ini adalah model pembelajaran keterampilan berbahasa Inggris terpadu (integrated language) untuk peserta kursus dan les privat di Mayantara School Malang.

Pembelajaran bahasa Inggris, terutama English for Young Learners di Indonesia, telah menjadi perhatian tersendiri bagi para English educators. Oleh karena itu, diperlukan tentor dan guru yang kompeten. Tenaga pendidik harus memahami bagaimana merancang dan melaksanakan pembelajaran Bahasa Inggris yang tepat, efektif, dan menyenangkan. Hal itu sesuai dengan teori pembelajaran bahasa Inggris terkini dan juga sesuai dengan tingkat perkembangan dan kebutuhan peserta didik.

Rujukan: http://mayantara.sch.id/kursus/bahasa-inggris

Lebih Serius Belajar Bahasa Korea agar Lulus EPS-TOPIK

Lebih Serius Belajar Bahasa Korea agar Lulus EPS-TOPIK
Ujian bahasa Korea (EPS-TOPIK) tiap tahun selalu diikuti oleh puluhan ribu peserta (angka tahun kemarin sekitar 30ribu-an). Sementara itu, yang lulus per tahun tidak lebih dari 10 ribu orang. Padahal, lulus ujian EPS-TOPIK merupakan syarat paling utama agar bisa mendaftar kerja di Korea.

Berarti ada sekitar 20 ribu-an peserta ujian EPS-TOPIK tiap tahun yang belum beruntung alias TIDAK LULUS. Padahal mereka telah mengorbankan waktu, tenaga, pikiran dan biaya yang tidak sedikit. 


Taruhlah untuk bisa ikut pendidikan bahasa Korea itu membutuhkan biaya yang tidak murah. Minimal saat ini angkanya di kisaran 1,5 juta dan kebanyakan di kisaran angka 2 juta bahkan lebih.
Dengan biaya sebesar itu, adakah jaminan untuk lulus? Padahal selain mengikuti kursus persiapan ujian EPS-TOPIK, calon TKI masih membutuhkan biaya-biaya lain seperti biaya pendaftaran ujian, transportasi, pengurusan paspor, dan akomodasi yang tidak sedikit.


Anda pasti bisa menghitung, atau setidaknya membayangkan jika ikut kursus dan sampai tidak lulus di ujian itu.

Maka, sungguh-sungguh pertimbangkanlah kembali kekuatan semangat Anda dalam menempuh jalan panjang ke Korea.

Karena perlu anda ketahui juga, kelulusan Anda dalam ujian EPS-TOPIK juga bukan jaminan Anda akan mendapatkan job di Korea Selatan. Masih ada tahap penyaringan kedua dari perusahaan masing-masing atau lembaga penempatan tenaga kerja dari pemerintah Korea. 
Ya, kerja di Korea yang gajinya cukup besar itu masih membutuhkan perjuangan dan pengorbanan yang lebih serius dari Anda.

Semangat!